Binjai, Wahananews.co | Wali Kota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah, M.AP., menghadiri kegiatan visitasi asesmen kecukupan pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) MUI Binjai yang dilaksanakan di Gedung PTKI MUI Binjai, Jalan A.R. Hakim, Kelurahan Nangka, Rabu (23/4/2026).
Kegiatan visitasi yang dilakukan oleh tim dari Kementerian Agama Republik Indonesia dan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) ini merupakan bagian dari proses pendirian perguruan tinggi keagamaan Islam baru di Kota Binjai.
Baca Juga:
Buka Jambore Cabang ke-X Tahun 2026 Kota Binjai, Wali Kota: Pramuka Benteng Karakter di Era Disrupsi Teknologi
Dalam sambutannya, Wali Kota Binjai menegaskan komitmen penuh terhadap pendirian STIQ MUI Binjai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang keilmuan Islam yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
“Pendirian STIQ MUI Binjai merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang keilmuan Islam yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an. Kami mendukung penuh, baik secara lahir maupun batin, sebagai upaya membentengi generasi muda dengan nilai spiritual dan akhlak mulia,” ujarnya.
Ia juga menyoroti keistimewaan STIQ MUI Binjai sebagai salah satu lembaga pendidikan Al-Qur’an di wilayah Sumatera yang berada di bawah naungan Majelis Ulama Indonesia. Ia berharap, pasca asesmen ini, Kementerian Agama RI dapat segera menerbitkan izin operasional agar STIQ MUI Binjai dapat berperan sebagai pusat pengkajian Al-Qur’an serta penguatan moderasi beragama.
Baca Juga:
Pemko Binjai Terima Kunker DPRD Sumut, Dorong Penguatan UMKM dan IKM
Ketua Umum MUI Kota Binjai, H. Rizaldi Syarifuddin Nasution, menyampaikan bahwa pendirian STIQ MUI Binjai merupakan cita-cita panjang untuk membangun peradaban masyarakat berbasis nilai-nilai Al-Qur’an. Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah serta masukan dari tim asesor.
Sementara itu, Asesor BAN-PT, Prof. Dr. H. Ahmad Thib Raya, M.A., memberikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dan tokoh ulama dalam mendukung pendirian lembaga ini. Ia juga memberikan sejumlah masukan strategis, di antaranya pengembangan institusi menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) dalam beberapa tahun ke depan, serta pembukaan program studi baru seperti Ilmu Hadis, Ekonomi Syariah, dan Perbankan Syariah.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Asesor BAN-PT Prof. Dr. H. Ahmad Thib Raya, M.A., dan Prof. Dr. H. Fauzan, M.A., perwakilan Kementerian Agama RI Kasubdit Bina PTKJS Dr. Ahmad Mahfud Arsyad, M.Ag., Koordinator Pertais Wilayah IX sekaligus Rektor UIN Sumatera Utara Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., Wakil Rektor IV UIN Sumatera Utara Prof. Dr. H. Muzakir, M.Ag., Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Sumatera Utara Prof. Dr. H. M. Jamil, M.A..