Binjai,Wahananews.co | Sekretaris Daerah Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., mewakili Wali Kota Binjai secara resmi menutup kegiatan Ramadhan Rakyat 2026 Kota Binjai yang dirangkaikan dengan peringatan Malam Nuzulul Qur’an, di Masjid Al Fatih Kota Binjai, Minggu (8/3/2026). Kegiatan Ramadhan Rakyat ini sendiri telah berlangsung sejak 2 hingga 8 Maret 2026.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Ferry Saptadiputra, S.Pd.I. Dalam ceramahnya, ia menjelaskan bahwa malam Nuzulul Qur’an merupakan peringatan turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril di Gua Hira.
Baca Juga:
Sekda Binjai Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Peningkatan Investasi dan Pelayanan Perizinan
Ia menyampaikan bahwa Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama saat diangkat menjadi Rasulullah, dan rentang waktu antara turunnya ayat pertama hingga ayat terakhir berlangsung sekitar 23 tahun. Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak umat Islam untuk senantiasa membaca, mencintai, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Dalam sambutan Wali Kota Binjai yang dibacakan oleh Sekdako Chairin F. Simanjuntak, disampaikan bahwa kegiatan Ramadhan Rakyat yang telah dilaksanakan bersama merupakan salah satu upaya memakmurkan bulan suci Ramadhan melalui berbagai kegiatan keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan.
Ia berharap kegiatan Ramadhan Rakyat Kota Binjai dapat terus menjadi agenda tahunan yang semakin berkembang, semakin meriah, dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Baca Juga:
Sekdako Binjai Hadiri Rakorwil P2DD, Perkuat Implementasi Digitalisasi Daerah
Lebih lanjut, ia pun menyampaikan bahwa peringatan malam Nuzulul Qur’an merupakan momentum yang sangat istimewa bagi umat Islam. Oleh karena itu, peringatan tersebut tidak hanya dijadikan kegiatan seremonial semata, tetapi juga harus mampu memperkuat komitmen umat untuk mencintai, mempelajari, memahami, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga dengan semangat malam Nuzulul Qur’an ini, umat Muslim di Kota Binjai dapat semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT serta terus menebarkan nilai-nilai kasih sayang, perdamaian, dan keadilan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, apabila Al-Qur’an dijadikan sebagai pedoman hidup, maka kehidupan akan menjadi lebih terarah, bermakna, serta memperoleh keberkahan dunia dan akhirat.