Binjai,Wahananews.co | Mewakili Wali Kota Binjai, Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Gloria Sinulingga, menghadiri Perayaan Paskah Oikumene 2026 yang digelar di Pendopo Umar Baki, Jumat (24/4/2026).
Mengusung tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita”, Paskah Oikumene tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai kasih, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama dalam kehidupan bermasyarakat.
Baca Juga:
Pemko Binjai Tegaskan Komitmen Wujudkan Lingkungan Bersih Lewat Gerakan Indonesia Asri
Dalam khotbahnya, Pdt. Hotler Lumbantoruan menyampaikan bahwa kebangkitan Kristus merupakan bukti nyata kasih Tuhan kepada umat manusia. Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa kasih ilahi mampu mengubah pola pikir dan hati manusia menjadi lebih baik.
“Melalui kebangkitan-Nya, setiap umat diajak untuk menjalani kehidupan dengan penuh iman, menumbuhkan harapan dalam setiap keadaan, serta mempererat kasih terhadap sesama sebagai wujud nyata ajaran Kristus dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Gloria Sinulingga menyampaikan bahwa Perayaan Paskah Oikumene tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi juga sebagai refleksi atas pengorbanan besar Kristus bagi keselamatan manusia. Ia menekankan bahwa melalui perayaan ini, umat diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan kehidupan yang religius, serta menumbuhkan semangat untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan dan berbuat kebaikan kepada sesama.
Baca Juga:
Pemko Binjai Ikuti Entry Meeting Pemeriksaan LKPD Tahun 2025
Ia juga berharap momentum Paskah Oikumene ini dapat menghadirkan kedamaian, membawa sukacita, serta mempererat semangat kebersamaan dalam mewujudkan Kota Binjai yang religius dan harmonis.
“Atas nama Pemerintah Kota Binjai, saya menyampaikan Selamat Hari Paskah 2026 kepada seluruh umat Kristiani di Kota Binjai,” ucapnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Badan Kerja Sama Antar Gereja (BKAG) turut menyalurkan bantuan tali asih kepada 80 orang penyandang disabilitas sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.