Binjai,Wahananews.co | Kebakaran menghanguskan dua unit rumah permanen dan semi permanen di Jl. Gaharu, Lingkungan V, Kelurahan Jati Makmur, Kecamatan Binjai Utara, Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 14.20 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Dua rumah yang terbakar masing-masing milik Ibu Rizki Fatmasari, pemilik usaha Rizki Laundry, serta Bapak Imran, pemilik Bengkel Z&F. Selain bangunan, kebakaran juga menghanguskan dua unit sepeda motor serta dua unit mobil yang terparkir di lokasi.
Baca Juga:
Kapolres Binjai Hadiri Halalbihalal Bersama Forkopimda Penuh Kekompakan dan Syukur di Kediaman Ketua DPRD
Dugaan sementara, api berasal dari korsleting arus listrik. Api dengan cepat membesar dan menyambar bangunan di sekitarnya sebelum warga dan petugas pemadam datang untuk melakukan upaya pemadaman.
Mendapat laporan dari Call Centre, BPBD Kota Binjai melalui Kalaksa BPBD Rudi Iskandar, ST, langsung menerjunkan 6 unit mobil pemadam kebakaran Regu Kesiapsiagaan C. Tim dipimpin oleh Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Salpius Barus, S.ST.
Petugas berangkat pukul 14.25 WIB dan tiba di lokasi enam menit kemudian, yakni pukul 14.31 WIB. Berkat gerak cepat petugas, api berhasil berhasil dikendalikan pada pukul 14.55 WIB.
Baca Juga:
Wali Kota Binjai Tekankan Sinergi Pengamanan Saat Apel Operasi Ketupat Toba 2026
Situasi di lokasi turut ditinjau langsung oleh Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana didampingi Kapolsek Binjai Utara AKP Pasta Sitepu yang datang untuk memastikan penanganan berjalan lancar serta memantau kondisi keamanan di sekitar area terdampak.
Sementara itu, BPBD masih melakukan pendataan jumlah total kerugian material yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Tidak ada korban meninggal maupun luka dalam kejadian tersebut.
BPBD Kota Binjai mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya korsleting listrik, terutama di pemukiman padat penduduk.
“Selalu periksa instalasi listrik secara berkala dan pastikan menggunakan peralatan yang standar. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” ujar pihak BPBD dalam keterangan resminya.[red]