Hingga pukul 12:30 WIB, massa masih bertahan di lokasi. Berdasarkan informasi yang diterima, Walikota sedang berada di luar kota untuk dinas luar.
Merespons hal tersebut, Edward Gurki menyampaikan keputusan hasil diskusi massa. Mereka bersedia bertemu dengan Sekretaris Daerah (Sekda) dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), namun Walikota wajib terlibat melalui sambungan video call untuk mengambil keputusan.
Baca Juga:
Pemko Binjai Wujudkan Lingkungan Bersih Lewat Gerakan Indonesia ASRI
"Kami mendapat informasi kalau Walikota sedang dinas luar. Hasilnya, kami bersedia bertemu dengan Sekda dan para OPD, namun Walikota harus ikut serta dengan cara video call untuk menentukan sikap," tegasnya.
Kemudian, dilakukan Rapat Dengar Pendapat di ruang rapat lll dipimpin Sekda Pemko Binjai Chairin Simanjuntak dan langsung menghubungi Walikota Binjai.
Kadis Kominfo Pemko Binjaj Ikhsan mengatakan Walikota Binjai sebelumnya meminta maaf karena saat ini belum bisa menemui para pedagang karena sedang menghadiri Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah berprestasi tahun 2026 di Palembang. " Insyaallah pertemuan di agendakan walikota Binjai pada hari Rabu. Dan masa pendemo masih saja berkeras agar walikota dapat hadir. Hal ini bagaimana mau diwujudkan karena walikota binjai masih melaksanakan kerja diluar kota" kata Ikhsan.
Baca Juga:
Pemerintah Kota Binjai Lepas 223 Calon Jemaah Haji Tahun 1447 H/2026 M
Sementara itu, pertemuan berakhir alot tanpa ada kesepakatan. Tuntunan pedagang tetap bisa berjualan ditempat semula. Massa tetap menolak direlokasi ke Stadion Binjai.[red]