“Pemberantasan begal bukan hanya tugas aparat, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat tidak ragu memberikan laporan agar tercipta rasa aman di Kota Binjai,” pungkasnya.
Di tempat yang sama, Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana menyampaikan pihaknya bersama Pemerintah Kota Binjai mengecam keras aksi pembegalan yang terjadi. Sebagai langkah cepat, Polres Binjai telah membentuk tim khusus anti begal guna mempersempit ruang gerak pelaku kriminal.
Baca Juga:
Pemko Binjai Laksanakan Gerakan Indonesia Asri Lewat Gotong Royong Jumat Bersih
“Kami telah membentuk tim khusus anti begal. Dalam beberapa hari ke depan, kami akan melaksanakan patroli skala besar dengan melakukan pemeriksaan kendaraan bermotor, pengecekan senjata tajam, serta patroli rutin setiap hari,” tegas Kapolres.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan informasi atau kejadian yang berkaitan dengan tindak kriminalitas. “Kami akan selalu hadir untuk masyarakat dan memastikan keamanan serta kenyamanan warga Kota Binjai tetap terjaga,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kadis Kominfo Kota Binjai Muhammad Ikhsan Siregar, S.H., M.H., Kadis Kesehatan Kota Binjai dr. Sugianto, Kasatpol PP Kota Binjai Arif Budiman Sihotang, S.STP., M.H., Kadis Sosial Kota Binjai Triono Julimawardi, S.Sos., M.AP., Kadis Perkim Kota Binjai Irsan Firdaus, Kadis PUPR Kota Binjai Wahyu Umara, S.T., Plt. Kadis Pendidikan Kota Binjai Sofyan Syahputra Siregar, S.STP., M.AP., Plt. Direktur RSUD dr. RM Djoelham Romi Ananda Lukman, unsur stakeholder terkait, camat dan lurah Kecamatan Binjai Utara, kepala lingkungan Kelurahan Nangka, Kepala SMKN 5 Binjai, serta keluarga korban.[red]