Binjai,Wahananews.co | Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 menjadi momentum istimewa bagi Sekolah Tumbuh Kembang Anak Mutiara Kids untuk memperkuat komitmennya dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui pendekatan terapi, pendidikan inklusi, dan kepedulian sosial. Mengusung semangat tema nasional "Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" serta Gerakan BERLIAN (Bersama Lindungi Anak) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA RI), Mutiara Kids menghadirkan rangkaian kegiatan yang menggabungkan nilai edukasi, rehabilitasi sosial, dan penguatan karakter anak.
Sebagai lembaga yang bergerak di bidang terapi tumbuh kembang dan pendidikan inklusi di Kota Binjai, Mutiara Kids menilai Hari Anak Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat penting bahwa setiap anak, termasuk anak berkebutuhan khusus, berhak memperoleh lingkungan yang aman, ramah, dan inklusif.
"Kami berharap momentum Hari Anak Nasional ini semakin mendorong pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk menghadirkan ruang yang lebih nyaman, aman, dan setara bagi anak-anak, khususnya anak-anak berkebutuhan khusus agar dapat berkembang secara optimal sesuai potensinya," ujar Direktur Mutiara Kids, Ebenezer Manullang.
Baca Juga:
Pemko Binjai Peringati Hari Anak Nasional ke-42, Teguhkan Komitmen Mewujudkan Generasi Emas 2045
Hadir untuk Para Pejuang Keluarga
Sebagai wujud kepedulian sosial, Mutiara Kids menyalurkan 50 paket beras kepada pengemudi Gojek Online dan petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Binjai yang setiap hari menjadi bagian penting dalam melayani masyarakat.
Menurut Ebenezer, kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada para pejuang keluarga yang bekerja tanpa mengenal waktu demi memenuhi kebutuhan rumah tangga.
"Di balik senyum anak-anak, ada orang tua yang berjuang setiap hari. Kami ingin Hari Anak Nasional juga menjadi momen untuk menghargai perjuangan mereka," ungkapnya.
Program berbagi ini bukanlah kegiatan yang dilakukan hanya pada Hari Anak Nasional. Mutiara Kids secara konsisten melaksanakan program sosial pada awal pekan setiap bulan, seperti Jumat Berkah, berbagi beras, kunjungan ke panti asuhan, dan berbagai aksi kemanusiaan lainnya sebagai bagian dari budaya sekolah yang menanamkan nilai kepedulian sejak dini.
Baca Juga:
Pemko Binjai Dukung Penguatan Pendidikan Islam, STIQ MUI Binjai Resmi Kantongi Izin Pendirian
Terapi Sosial: Melatih Empati Melalui Pengalaman Nyata yang membedakan kegiatan sosial Mutiara Kids adalah keterlibatan langsung anak-anak dalam setiap proses berbagi. Dalam dunia terapi tumbuh kembang, pendekatan ini dikenal sebagai Community-Based Social Therapy (Terapi Sosial Berbasis Komunitas) atau Natural Environment Intervention, yaitu metode intervensi yang menghadirkan pengalaman nyata di lingkungan masyarakat untuk melatih kemampuan sosial, komunikasi, empati, interaksi, serta pembentukan karakter anak.
Melalui kegiatan tersebut, anak-anak tidak hanya belajar berbagi, tetapi juga berlatih:
mengembangkan empati dan kepedulian sosial; meningkatkan kemampuan, komunikasi dan interaksi; membangun rasa percaya diri di lingkungan masyarakat;
mengembangkan keterampilan adaptasi sosial sebagai bagian dari proses terapi.
Pendekatan ini sejalan dengan konsep social participation dalam terapi anak, di mana pengalaman langsung di masyarakat menjadi media pembelajaran yang efektif untuk memperkuat perkembangan sosial-emosional anak.
Kolaborasi Bersama Pemerintah Kota Binjai Pada peringatan Hari Anak Nasional 2026, Mutiara Kids juga berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Masyarakat (P3AM) Kota Binjai dalam berbagai rangkaian kegiatan resmi Pemerintah Kota Binjai.
Eben Ezer perwakilan Mutiara Kids mengikuti Upacara Hari Anak Nasional di Halaman Pemerintah Kota Binjai serta turut mendampingi kegiatan berbagi kasih kepada anak-anak dari keluarga petugas penyapu jalan.