Binjai,Wahananews.co | Suasana khidmat upacara serah terima jabatan Kapolres Binjai antara AKBP Bimo dan AKBP Mirzal Maulana pada Selasa (14/7/2026) pagi sempat terganggu oleh aksi tiga pria yang berusaha melakukan demonstrasi tanpa sesuai ketentuan. Ketiganya akhirnya dipersilakan meninggalkan lokasi oleh petugas kepolisian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiga pria tersebut diduga merupakan orang bayaran yang berniat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Binjai. Aksi mereka disebut-sebut dikoordinir oleh seseorang bernama Ilham.
Baca Juga:
Hadiri Pisah Sambut, Harris Bobihoe Apresiasi Kinerja Kajati Jabar
Perilaku mendadak ketiga orang ini menuai pandangan sinis bahkan kecaman dari warga yang hadir menyaksikan upacara pedang pora di lingkungan Polres Binjai. Masyarakat menilai tindakan mereka mencurigakan, terlebih saat mereka mengaku mewakili organisasi mahasiswa namun terlihat tidak koheren, dan diduga berasal dari Kota Medan. Setelah diminta petugas untuk membubarkan diri, akhirnya ketiga pria tersebut meninggalkan lokasi.
Saat dikonfirmasi awak media, Kasat Intel Polres Binjai AKP Madya Putra menjelaskan bahwa pihaknya memang menerima surat pemberitahuan rencana aksi dari kelompok yang mengaku sebagai BEM Sumut, namun jadwal yang dilaksanakan tidak sesuai pemberitahuan resmi.
"Surat pemberitahuan mereka masuk tanggal 9 Juli 2026, dengan rencana aksi tanggal 14 Juli 2026 pukul 10.00 WIB. Namun pada tanggal 12 Juli 2026, mereka kirim pesan lewat WhatsApp mengubah jadwal menjadi 13 Juli 2026, tapi pada hari itu aksinya tidak terlaksana," ungkap AKP Madya Putra.
Baca Juga:
Kepemimpinan Baru di Kantor Pertanahan Muara Enim, Kinerja Positif Jadi Modal Awal
Lanjutnya, "Kemudian tanggal 13 Juli 2026 mereka kembali beritahu lewat pesan singkat, aksi tetap dilaksanakan pukul 07.00 WIB di Polres Binjai. Padahal sesuai surat resmi jadwalnya pukul 10.00 WIB, tapi kenyataannya mereka muncul sekitar pukul 08.55 WIB. Jelas pelaksanaannya tidak sesuai dengan pemberitahuan yang tercatat," tegasnya.
Hingga kini pihak kepolisian masih memantau perkembangan dan memastikan pelantikan berjalan lancar serta kondusif.[red]