Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam waktu dekat masyarakat Indonesia akan menyambut Hari Raya Idulfitri yang merupakan salah satu agenda nasional penting. Momentum tersebut diperkirakan akan mendorong perputaran uang secara signifikan serta memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah, selama seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Pemerintah juga memberikan berbagai stimulus kebijakan guna memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik, di antaranya diskon tarif tol, potongan harga tiket transportasi umum, hingga kebijakan work from anywhere.
Baca Juga:
Penandatanganan Perjanjian Kinerja, Wali Kota Binjai Dorong Inovasi dan Efisiensi OPD
Untuk memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Idulfitri serta libur Lebaran, Polri bersama TNI dan pemangku kepentingan terkait melaksanakan operasi terpusat dengan sandi “Ketupat 2026” selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan sebanyak 161.243 personel gabungan.
Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Lintas Sektoral, puncak arus mudik diprediksi terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 14–15 Maret 2026 serta 18–19 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24–25 Maret 2026 dan 28–29 Maret 2026.
Untuk mendukung kelancaran operasi tersebut, Polri telah menyiapkan sebanyak 2.746 pos yang terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan, 779 Pos Pelayanan, dan 343 Pos Terpadu. Pos-pos ini akan menjadi pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama masa mudik Lebaran.
Baca Juga:
Wali Kota Binjai Lantik Pengurus MUI, Lepas Tim Safari Ramadan, dan Buka Ramadan Rakyat 1447 H
Pengamanan juga difokuskan pada 185.607 objek vital, antara lain masjid, lokasi pelaksanaan Salat Idulfitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara.
Dalam amanatnya, Kapolri juga menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak. Oleh karena itu, seluruh personel diharapkan terus meningkatkan soliditas dan sinergisitas dalam pelaksanaan tugas guna mewujudkan mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Bersama kita wujudkan Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanat tersebut.