Ia menegaskan bahwa melalui Targhib wa Tarhib, umat Islam diingatkan untuk mempersiapkan diri secara spiritual, mental, dan sosial. “Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan hawa nafsu, memperbaiki akhlak, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” tegasnya.
Wali Kota juga mengajak seluruh masyarakat Kota Binjai untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan, meningkatkan toleransi, menjaga keamanan dan ketertiban, serta menciptakan suasana Ramadan yang damai, khusyuk, dan penuh keberkahan.
Baca Juga:
Wali Kota Binjai Hadiri HLM TPID Sumut, Fokus Kendalikan Inflasi Jelang Ramadhan
“Mari kita isi Ramadan dengan memperbanyak ibadah, tadarus Al-Qur’an, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian sosial kepada fakir miskin dan kaum dhuafa. Semoga Ramadan kali ini membawa perubahan positif bagi pribadi, keluarga, dan Kota Binjai yang kita cintai,” tutupnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Kesra Kota Binjai Ariandi Ayun, S.STP, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kota Binjai Prof. Dr. H.M. Jamil Siahaan, M.A., Ketua PCNU Kota Binjai Dr. Robin Sirait, M.Pd., Ketua PD Muhammadiyah Kota Binjai Ustadz Juriadi, para pimpinan ormas Islam, serta seluruh jajaran pengurus MUI tingkat kota dan kecamatan se-Kota Binjai.[red]