BInjai,Wahananews.co | Aksi penyerangan menggunakan senjata tajam terjadi di Loket Simpati Star, Jalan Tengku Amir Hamzah, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, Senin (19/8/2026).
Seorang pria bernama Rido (25) menjadi korban dalam penyerangan yang dilakukan sekelompok Orang Tidak Dikenal (OTK) tersebut. Saat kejadian, Rido bersama sejumlah rekannya tengah duduk di sekitar loket.
Baca Juga:
Ngeri! Pria di Gunungsitoli Ditemukan Tewas dalam Ruko dengan Tubuh Penuh Luka Bacok
Rido menuturkan, suasana tiba-tiba berubah setelah sekelompok orang datang menggunakan satu unit mobil Toyota Calya berwarna putih dan sekitar lima sepeda motor.
Para pelaku diduga membawa batu dan senjata tajam. Sebagian di antaranya disebut menggunakan penutup wajah atau sebo.
“Kami lagi duduk-duduk di loket, Bang. Tiba-tiba datang orang tak dikenal mengendarai mobil putih Calya dan lima sepeda motor dengan membawa batu serta senjata tajam,” ujar Rido.
Baca Juga:
Penarik Beca Motor Dirampok dan Dibacok di Belawan, Uang Masuk Sekolah Anak Dibawa Kabur
Tanpa mengetahui penyebabnya, Rido bersama sejumlah rekannya kemudian diserang. Akibatnya, Rido mengalami luka bacok pada bagian punggung yang cukup serius hingga harus mendapatkan perawatan medis dan menjalani 19 jahitan.
Sementara itu, salah seorang rekannya juga mengalami luka pada tangan sebelah kanan.
Rido mengaku tidak mengetahui motif penyerangan tersebut. Ia menyebut dirinya tidak memiliki persoalan dengan para pelaku.
“Sudah enggak aman situasi Binjai ini, Bang. Aku enggak ada masalah, tiba-tiba diginikan,” tegasnya.
Pasca kejadian, personel Unit I Pidum Satreskrim Polres Binjai langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan serta mengumpulkan informasi dan keterangan terkait penyerangan tersebut.
Rido bersama rekannya juga telah membuat laporan resmi ke SPKT Polres Binjai. Laporan tersebut tercatat dengan Nomor:STTLP/B/453/VIII/2026/SPKT/POLRES BINJAI/POLDA SUMATERA UTARA.
Rido berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap identitas para pelaku dan menangkap mereka. Ia juga meminta pengamanan di Kota Binjai ditingkatkan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.
Hingga berita ini diterbitkan, motif penyerangan serta identitas para pelaku belum diketahui secara pasti. Kasus tersebut masih dalam penanganan dan penyelidikan pihak kepolisian.[red]