Penuh Khidmat, HUT Kota Binjai ke-154 Ditutup dengan Tausiyah dan Doa Bersama
____________
Baca Juga:
Meriahkan HUT Kota Binjai ke-154, Pemko Gelar Rangkaian Kegiatan di Lapangan Merdeka
Binjai,Wahananews.co | Pemerintah Kota Binjai menggelar Doa Bersama Lintas Agama sebagai penutup rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Binjai ke-154 Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Merdeka Binjai, Minggu malam (17/5/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Acara diawali dengan penampilan acapella nasyid yang menambah suasana religius, dilanjutkan dengan tausiyah agama dan ditutup dengan doa bersama lintas agama untuk memohon keberkahan, kedamaian, serta kesejahteraan bagi Kota Binjai.
Dalam sambutannya, Wali Kota Binjai Drs. H. Amir Hamzah, M.AP menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang Kota Binjai yang kini telah menginjak usia ke-154 tahun. Ia menegaskan bahwa kerukunan umat beragama merupakan modal utama dalam mendukung pembangunan daerah.
Baca Juga:
Turnamen Truf Gembira Meriahkan HUT ke-154 Kota Binjai
“Melalui doa bersama lintas agama ini, kita ingin memperkuat nilai persaudaraan dan kebersamaan sebagai fondasi utama pembangunan kota. Kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari terjaganya kerukunan, kedamaian, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Pada Hari Jadi Kota Binjai tahun ini, Pemerintah Kota Binjai mengusung tema “Melangkah Maju Mewujudkan Harapan Menuju Binjai yang Sejahtera.” Menurutnya, tema tersebut mengandung makna dan harapan besar agar seluruh lapisan masyarakat terus bergerak maju, memperkuat persatuan, serta bersinergi dalam menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Kota Binjai.
Lebih lanjut, Wali Kota Binjai juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Binjai untuk terus meningkatkan pelayanan publik, memperkuat pembangunan infrastruktur, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat. Namun demikian, ia menegaskan bahwa seluruh cita-cita tersebut tidak akan terwujud tanpa adanya dukungan dan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat.