Binjai,Wahananews co | Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Binjai mengapresiasi keikutsertaan insan pers Kota Binjai dalam puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Kota Serang, Provinsi Banten, Senin (9/2).
Partisipasi tersebut menunjukkan komitmen jurnalis daerah dalam mendukung penguatan peran pers sebagai pilar demokrasi serta mitra strategis pemerintah dalam penyebarluasan informasi yang akurat dan bertanggung jawab. Pada kegiatan berskala nasional tersebut, tiga anggota PWI Kota Binjai turut hadir secara langsung, yaitu Zainal Abidin, Ismail, dan Hamdani. Dari unsur Diskominfo Kota Binjai, turut hadir Ketua Tim Relasi Media, Ahmad Isa Karosekali sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan sinergi bersama insan pers.
Baca Juga:
Masjid Raya Al-Aziz Segera Dibangun di RGC, Pusat Ibadah, Tahfiz Quran, dan Pendidikan Islami
Puncak peringatan HPN 2026 dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara dan daerah. Kegiatan ini mengusung tema "Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, yang menegaskan pentingnya pers yang profesional, independen, dan berintegritas dalam mendukung pembangunan nasional.
Dalam sambutannya, Gubernur Banten menekankan peran pers sebagai penyaring informasi di tengah derasnya arus konten media sosial, sekaligus mendorong penguatan profesionalisme insan pers.
Sebelum acara puncak, rangkaian HPN 2026 diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan forum strategis, di antaranya bakti sosial, pembagian paket sembako, Gerakan Banten Asri, Rapat Kerja Nasional SIWO PWI, serta Konvensi Nasional Media Massa. Pada puncak kegiatan juga dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman penguatan pers, penganugerahan penghargaan jurnalistik, serta pelepasan touring wartawan.
Baca Juga:
Muara Enim Gelar Peringatan Hari Ibu Ke-97, Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045
Diskominfo Kota Binjai memandang momentum HPN sebagai penguat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik, literasi digital masyarakat, serta penyampaian informasi pembangunan yang konstruktif dan berimbang.[red]